BPM Universitas Adhyaksa

Universitas Adhyaksa Perkuat Kualitas Pengabdian sebagai Wujud Kampus Berdampak

Jakarta, 14 Juli 2026 – Mutu perguruan tinggi tidak hanya tercermin dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan institusi memastikan setiap proses pendidikan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui penerapan budaya mutu, Universitas Adhyaksa terus memperkuat penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi dengan memastikan setiap kegiatan dilaksanakan secara terencana, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kualitas berkelanjutan.

Salah satu bentuk implementasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di SMK Mitra Pembangunan Jakarta pada Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Adhyaksa dalam menghadirkan Kampus Berdampak, yaitu perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata melalui penerapan ilmu pengetahuan dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan mengangkat tema “Bijak Bermedia Digital: Mengenal Bahaya Judi Online, Kejahatan Siber, dan Upaya Pencegahannya” yang disusun berdasarkan kebutuhan mitra dan isu strategis di masyarakat. Materi disampaikan oleh Dr. Armansyah, S.H., M.H., dosen tetap Universitas Adhyaksa, sebagai implementasi Tridharma Perguruan Tinggi sesuai bidang keilmuannya. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa melalui pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) untuk memperkuat kompetensi, karakter, serta kemampuan menerapkan ilmu dalam kehidupan nyata.

Dalam perspektif penjaminan mutu, pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat merupakan bagian dari upaya memastikan kualitas proses Tridharma Perguruan Tinggi melalui penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Setiap kegiatan tidak hanya dinilai dari keterlaksanaan program, tetapi juga dari proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, hingga peningkatan secara berkelanjutan melalui siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan).

Penerapan siklus mutu tersebut memastikan setiap kegiatan Tridharma memiliki arah yang jelas, sesuai standar yang ditetapkan, serta menghasilkan perbaikan berkelanjutan bagi penyelenggaraan pendidikan tinggi. Keterlibatan dosen sesuai kompetensi, pengalaman belajar mahasiswa, serta kolaborasi dengan mitra menjadi bagian dari penguatan tata kelola akademik yang berkualitas.

Kegiatan ini turut memperkuat indikator mutu institusi, khususnya dalam penerapan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (student-centered learning), implementasi Outcome-Based Education (OBE), keterlibatan mahasiswa dalam pengalaman belajar di luar kampus, serta penguatan dampak Tridharma bagi masyarakat.

Melalui budaya mutu yang terus dikembangkan, Universitas Adhyaksa berkomitmen menghadirkan perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Implementasi mutu yang berkelanjutan menjadi fondasi dalam memperkuat tata kelola institusi, meningkatkan kualitas lulusan, serta mendukung perjalanan Universitas Adhyaksa menuju standar pendidikan tinggi yang unggul.